Mencekam, Detik-Detik Sekelompok Pendaki Kocar-Kacir Saat Gunung Fuego di Guatemala Erupsi

Berita Terbaru

Selasa, 23 Juni 2026

KATEGORI: Berita Internasional / Wisata Ekstrem

ANTIGUA – Sebuah video amatir yang memperlihatkan momen menegangkan sekelompok pendaki yang nyaris celaka akibat erupsi gunung berapi viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di Gunung Fuego (Volcan de Fuego), Guatemala, pada Rabu (17/6).

Para pendaki terpaksa kocar-kacir menuruni jalur pendakian sesaat setelah gunung berapi paling aktif di Amerika Tengah tersebut mendadak bergolak dan menyemburkan abu vulkanik serta batuan cair ke udara tepat di samping jalur mereka.

Video mencekam tersebut awalnya dibagikan oleh seorang influencer sekaligus model kebugaran, Kali Ior. Unggahan itu pun langsung menyebar cepat di jagat maya sekaligus memicu kembali perdebatan mengenai regulasi dan risiko keselamatan wisata gunung berapi di Guatemala.

Selama ini, pemandangan aktivitas vulkanik Gunung Fuego dari jarak dekat memang menjadi daya tarik utama bagi para wisatawan dunia. Banyak pendaki yang memilih rute Acatenango—jalur pendakian yang bertetangga langsung dengan Fuego—untuk berkemah demi mendapatkan pemandangan garis depan dari salah satu gunung paling aktif tersebut.

Menurut laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Guatemala (Conrad), Gunung Fuego mencatat aktivitas ledakan dengan intensitas lemah hingga sedang pada hari Rabu tersebut. Berdasarkan data pos pengamatan, terjadi hingga 11 kali ledakan per jam sejak dini hari.

"Aktivitas vulkanik mencakup kolom asap yang membumbung hingga 737 meter di atas lubang kawah, guguran batuan, aliran piroklastik atau awan panas kecil, suara gemuruh, hingga gelombang kejut," tulis pihak Conrad dalam laporan resminya.

Gunung Fuego, yang letaknya menghadap langsung ke bekas ibu kota Guatemala, Antigua, memang memiliki catatan panjang aktivitas eksplosif yang berbahaya. Kendati situasi di jalur pendakian sempat berubah sangat mencekam, otoritas setempat memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka yang dilaporkan di antara para pendaki tersebut.

Berita Terbaru